Pentingnya Sertifikasi Kompetensi, Kesempatan Bagi Pemusik di Labuan Bajo Menjadi Musisi yang Bernilai


Labuan Bajo, wartasuarapolitik.com : Lembaga Sertifikasi Profesi Musik Indonesia (LSPMI) mengadakan sertifikasi kompetensi musik di Green Prundi, Jl. Alo Tanis, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (30/05/2023)

Kegiatan yang difasilitasi Kemenparekraf ini, diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai wilayah di NTT. Diantaranya dari Manggarai Timur, Manggarai barat, Ruteng, Labuan Bajo , Kayu Putih, Lengke Rembong dan Komodo.

Sertifikasi Musik yang diadakan oleh LSPMI ini dimulai dari pukul 10.00 WITA sampai dengan selesai. Turut hadir Sulaeman oleh Deputi Bidang Sumber daya dan kelembagaan Direktorat standardisasi kompetensi (Stankom), dan dihadiri juga Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi kreatif dan Kebudayaan Kab. Manggarai Barat Chris Mesima, dihadiri juga oleh Direktur LSPMI Johnny W. Maukar, Manager Mutu LSPMI Mila Rosa, Ketua Dewan Pengarah Tamam Hoesein, dan Asesor Puguh Triwibowo atau lebih dikenal Puguh Kribo, dan jajaran DPD Pappri Manggarai Barat.

Peserta sangat antusias mengikuti program sertifikasi musik tersebut, dapat diketahui melalui beberapa peserta yang dikonfirmasi oleh awak media mengatakan bahwa acara sertifikasi sangat penting untuk meningkatkan profesi musik dalam bermain musik di berbagai kalangan, sehingga tercipta musisi yang berkualitas di dalam negeri ataupun di mancanegara.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan bahwa ada beberapa program yang berbeda yaitu dengan cara peserta mendemokan secara langsung cara memainkan alat musik sesuai dengan kemampuannya.

Dikesempatan yang sama, menurut Sulaeman sertifikasi kompetensi bagi pelaku musik itu sangat penting, dan bermanfaat untuk kesejahteraan, “Sertifikasi ini sangat penting buat pelaku profesi musik untuk penyetaraan dengan profesi lain, dengan adanya pengetahuan bermusik maka dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan pelaku musik” ujar Sulaeman, Minggu (30/05)

Selanjutnya, Chris perwakilan Dinas Pariwisata menyampaikan bahwa Sub sektor ekonomi kreatif khususnya musik dapat terselenggara di Labuan Bajo seperti Pariwisata Manggarai Barat. Mendapatkan pengalaman yang dibangun sesuai dengan kemampuan SDM dan apa yang dilakukan menjadi momentum yang sangat baik.

Ada beberapa alat musik yang akan diujikan oleh LSPMI seperti Gitar, Keyboard, piano, drum, suling, dan gong musik Tradisional. Sesuai dengan SKKNI 208 tahun 2018, skema yang diujikan musisi, pengajar musik, penyanyi solo.

Menurut Tamam Hoesein bahwa di daerah tersebut membutuhkan seniman-seniman yang keberadaan serta ilmunya diakui oleh pemerintah melalui sertifikasi ini, dan perlu didukung dengan melaksanakan sertifikasi kompetensi.

Di tempat yang sama, Puguh Kribo mengatakan bahwa profesi musik merupakan profesi yang sangat diidam-idamkan oleh banyak orang, “Karena bekerja sesuai dengan hobi yang dimiliki seseorang” katanya.

Sertifikat yang dikeluarkan BNSP (badan Nasional Sertifikasi Profesi) dapat bermanfaat bagi pelaku musik di berbagai daerah di Indonesia untuk menunjang program-program kementrian pariwisata dan kreatif , serta Kementrian ketenagakerjaan. (*/Red)

Diberdayakan oleh Blogger.